Bintang Sepakbola Romario Yang Terperangkap Kekayaan

Mega bintang dari Brasil, Romario musti menjalani hari tua dengan seluruh lilitan utang. Gaya hidup glamur yang mewah menjadikan legenda sepakbola dunia tersebut menelan kebangkrutan. Dan kali ini Romario mencoba peruntungan di ranah politik. Bagi warga Brasil, Romario adalah legenda hidup dunia sepakbola. Romario ada setingkat dibawah Pele. Pria dengan nama Romario de Souza Faria memiliki peran besar menggiring Brasil sebagai pemenang dunia sepakbola tahun 1994 di Amerika.

Romario

Romario terpaksa melepas tempat tinggal mewah di Rio de Janeiro untuk bayar utang-utangnya. Romario pun dikenai kompensasi $900.000 AS / kira-kira Rp 8,9 miliar disebabkan menghindarkan diri dari pajak. Apartemen mewah punya Romario yang ditaksir 5 juta Dollar Amerika, dilelang pada harga $4,37 juta Amerika. Romario pernah ditahan selama 22 jam di Barra de Tijuca sebab tak bayar tunjangan atas istrinya, ibu 2 dari 7 anaknya. Setelah ditahan dia sepakat tuk bayar tunjangan $4,37 juta Amerika.

Gara-gara kebangkrutan itulah, Romario meski sudah tua dan sudah mengungkapkan pensiun dari bidang sepakbola, lagi turun ke zona hijau pada klub America de Rio de Janeiro, klub divisi 2 yang tadinya sempat dibela oleh Adevair, mendinag ayah Romario. Semasa jayanya di medan pertempuran, bintang tersebut adalah striker yang danger. Romario tersohor sebagai pemain yang benar-benar jenius di kotak penalti, cerdas membagi umpan, dan berkarisma. Romario mengawali karier sepakbolanya di Olaria AC, sebuah klub rendah Rio de Janeiro. Dari sanalah Romario membangun pondasi karirnya hingga jadi mega bintang di klub dunia kira-kira 23 tahun karir profesionalnya.

Namanya kian dikenal saat menjadi penghasil gol paling banyak di olimpiade 1998 secara catatan 7 gol, dan bawa Brasil memperoleh medali perak. Romario makin ngetren begitu membawa Brasil merengkuh juara piala dunia tahun 1994 di Amerika, kala itu ia membukukan 5 gol bagi timnas. Diakibatkan itulah FIFA memberinya penghargaan World Player of The Years juga World Cup Golden Ball. Romario pun sebagai salah satu dari 125 pemain hebat didalam perayaan ultah FIFA ke 100. Inilah puncak karir Romario sebagai mega bintang sepakbola lalu dirnya memutuskan gantung sepatu.

Baca juga: Judi Online Terpercaya

Brasil meraih jawara dunia ke-4 usai di tahun 2004 megandalkan Italia melalui adu pinalti. Di perhelatan piala dunia ini, Romario diduetkan bersama Bebeto. Duet ‘maut’ yang sanggup membawa Brasil menuju final sekaligus memperoleh juara. 20 Mei 2007 ketika Romario menjadi pemain klub Vasco da Gama, dia mengklaim telah mencetak 1000 gol ketika menjebol jaring Sport Recife. Namun menurut catatan FIFA, Romario tengah kurang 70 gol tuk mencapai angka tersebut. Pasalnya, gol yg dibuat Romario di luar karir profesionalnya tidaklah dihitung FIFA.

Sepanjang karir profesionalnya, Romario sudah berganti klub hingga 17 kali pada 10 klub yang beda, mulai Vasco da Gama, Barcelona, Flamengo, PSV, Miami FC, Al-Sadd, Adelaide United, Fluminense, Valencia, dan America RJH. Tapi sebagian besar karirnya dihabiskan di Brasil. Retirement dari dunia sepakbola, Romario cicipi terjun ke bidang politik. Juni 2011 berikutnya, Romario mempublikasikan rencananya maju sebagai calon walikota Rio de Janeiro. Uniknya, yang jadi wakilnya ialah teman duetnya di barisan depan Brasil ketika menjuarai piala dunia 1994, Bebeto.

Romario dan Bebeto sudah memulai karier politik di masa 2010. Di tahun itu, Romario terpilih sebagai anggota kongres anggota parlemen Brasil, sementara, Bebeto terpilih sebagai anggota kongres di Rio de Janeiro. Tapi sayangnya, duet mega bintang yang berhasil di piala dunia tahun 1994, gagal elektabilitas walikota. Sukses di lapangan hijau tidak menjamin hasil yang banding lurus pada dunia politik.

One thought on “Bintang Sepakbola Romario Yang Terperangkap Kekayaan”

Leave a Reply

Your email address will not be published.